Ekstra Jurnlistik

SMPIT IHSANUL FIKRI MUNGKID
Galery

Ekstra Kulikuler Jurnalistik

Ekstrakurikuler atau ekskul adalah salah satu kegiatan atau aktivitas tambahan yang dilakukan di luar jam pelajaran yang dilakukan baik di sekolah atau di luar sekolah itu dengan tujuan untuk bisa mendapatkan tambahan pengetahuan, keterampilan serta wawasan dan juga membantu di dalam membentuk karakter peserta didik itu sesuai dengan minat serta bakat tiap-tiap individu.

Ekstrakurikuler Jurnalistik di SMPIT Ihsanul Fikri Mungkid merupakan ekskul wajib pilihan untuk siswa kelas 8, yang dibentuk tahun 2017. Ekskul wajib pilihan ini merupakan ajang siswa untuk berorganisasi. Selain membentuk karakter peserta didik sesuai dengan minat dan bakatnya, peserta didik juga dilatih untuk mengembangkan life skill (kecakapan hidup) yang dimiliki serta jiwa kepemimpinan melalui kegiatan berorganisasi.

Tugas Jurnalistik SMPIT Ihsanul Fikri Mungkid adalah sebagai media pers sekolah yang harus selalu update mengenai berbagai perkembangan berita/ informasi yang berada di dalam sekolah maupun luar sekolah. Dalam hal ini anggota harus memiliki mental yang kuat dan percaya diri yang tinggi untuk meliput berita (melakukan wawancara) terhadap berbagai pihak, sesuai kebutuhan berita. Tak melulu mengenai wawancara, anggota Jurnalistik juga harus memiliki skill menulis yang baik, fotografi, editing, maupun desain. Hal ini berkaitan dengan kegiatan rutin Jurnalistik yakni menyusun dan menerbitkan majalah sekolah.

Bagi kalian yang memiliki minat dan kemampuan, jangan ragu untuk gabung bersama Jurnalistik


Kegiatan

Juara 3 FLS2N 2020 Cabang Menulis Esai
ekskul jurnalistik

Reva Adinda Maharani mendapatkan Juara 3 FLS2N 2020 Cabang Menulis Esai

Kunjungan ke Magelang Ekspress
ekskul jurnalistik

Jurnalistik melakukan kunjungan ke media pers Magelang Ekspress untuk mengetahui langsung proses pencarian berita, penyusunan, editing, hingga koran dicetak dan siap didistribusikan.

Pelatihan Jurnalistik
ekskul jurnalistik

Pelatihan Jurnalistik merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengupgrade kemampuan peserta didik (anggota) di bidang kepenulisan, editing, maupun fotografi,

Kunjungan ke Perpustakaan Daerah Kab. Magelang
ekskul jurnalistik

Kunjungan perpustakaan merupakan agenda yang sering dilakukan oleh Jurnalistik untuk menambah wawasan terkait sumber bacaan dan ajang praktik menulis berita (liputan).

Pelantikan Organisasi Jurnalistik
ekskul jurnalistik

Ekstrakurikuler pilihan wajib ini adalah salah satu ekskul yang mengajarkan tentang jiwa kepemimpinan. Sebelum peserta didik diterima menjadi bagian organisasi, siswa diseleksi terlebih dahulu melalui beberapa tahapan. Jika tahapan seleksi selesai nantinya akan diadakan pemilihan umum untuk menentukan pengurus harian (PH) organisasi. Setelah semua tahapan selesai, dilanjutkan pelantikan sebagai proses pengesahan dan serah terima jabatan pengurus lama kepada pengurus baru.

belajar jurnalistik
ekskul jurnalistik

MAGELANG Sebagai salah satu upaya untuk melatih kemampuan menulis dan pengetahuan akan dunia kejurnalistikan, Organisasi Jurnalistik SMPIT Ihsanul Fikri Mungkid, Kabupaten Magelang masa bakti 2019/2020 mengadakan kunjungan ke kantor Magelang Ekspres di Jalan A Yani 248 Magelang, Kamis (12/12). Kunjungan ini merupakan salah satu agenda kesiswaan untuk mengembangkan kemampuan anak anak sesuai dengan bidang yang digelutinya. "Acara ini memang ditujukan untuk menambah wawasan anak anak Jurnalistik SMPIT Ihsanul Fikri Mungkid tentang bagaimana proses sebuah berita dibuat hingga sampai ke tangan pembaca untuk dinikmati," kata Septiyani Rahmawati, Pembina Organisasi Jurnalistik.

Anggota Jurnalistik dipandu oleh salah satu wartawan Magelang Ekspres, Heni Agusningtyas selama kunjungan. Mereka diberi penjelasan mulai dari proses pencarian, penyusunan, editing, hingga proses pencetakan. Ia juga berbagi pengalaman tentang suka duka selama sembilan tahun menjadi wartawan.

Menurut Heni, sebagai seorang wartawan tidak boleh malu, harus berani, dan tidak malu bertanya kepada narasumber. "Seorang jurnalis itu harus berani dan tidak malu untuk bertanya kepada narasumber, karena tidak semua narasumber itu ramah dan menjawab pertanyaan sesuai dengan yang kita inginkan. Untuk bisa menjadi berita yang baik minimal kita mempunyai dua narasumber, lebih banyak lebih baik," ujarnya.

Proses pembuatan berita dimulai dari pencarian informasi mengenai berita yang akan dimuat, kemudian berita disusun dan diedit penulisannya. Tahapan selanjutnya bagian layout mengatur tata letak berita pada kolom koran yang sesuai dengan tema dan jenis berita serta menyisipkan foto pada halaman berita. Pada tahapan ini anak anak ditunjukkan bagaimana proses peng layot an.

Kemudian yang paling ditunggu oleh anak anak adalah saat diajak oleh untuk berkeliling melihat mesin percetakan koran. Anak anak sangat antusias melihat lihat mesin percetakan yang sangat besar. "Selama ini belum pernah melihat mesin sebesar ini," ucap salah satu siswa, Nadine.

Sebelum proses pencetakan dilakukan, terlebih dahulu petugas menyiapkan cetakan koran menggunakan kertas khusus. Dalam tahap ini harus teliti dan tidak boleh salah menempatkan bagian yang berwarna dan cetak hitam putih. Sebelum proses pencetakan, mesin harus dipastikan dalam keadaan siap cetak supaya tidak terjadi kendala dan kemacetan saat bekerja. Setelah koran selesai dicetak, proses terakhir adalah menyusun halaman halaman koran yang kemudian disebarluaskan untuk bisa dinikmati oleh khalayak umum.

Kunjungan ke Magelang Ekspres sangat berkesan untuk anak anak. Mereka bisa melihat proses pembuatan dan mesin pencetak koran yang selama ini belum tergambarkan di benak mereka. "Banyak informasi yang bisa menambah wawasan kami terkait dunia jurnalistik. Ilmu yang kita dapat di sini akan kami manfaatkan sebaik mungkin dan kami terapkan di sekolah, khususnya dalam hal penerbitan berita yang selama ini masih kurang maksimal," ucap Refa, salah satu anggota jurnalistik